Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Pemdes Belumai II Bahas KDMPl/Rencana Pembangunan Desa 2026

Rejang Lebong-Pemerintah Desa Belumai 2, Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT), Kabupaten Rejang Lebong, menggelar Musyawarah Desa Khusus (Mudesus) terkait Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbang Des) untuk penyusunan RKPDES tahun 2026, Senin (17/11/2025), di balai desa setempat.

Acara dihadiri oleh Kepala Desa Belumai 2 Kasimiyanti, perwakilan Kecamatan PUT, pendamping desa, Ketua BPD, pengurus KDMP, perangkat desa, dan warga Desa Belumai 2.

Kepala Desa Belumai 2, Kasimiyanti, menjelaskan bahwa Mudesus KDMP ini bertujuan untuk mengevaluasi dan mengembangkan koperasi desa.

“Saya berharap pengurus KDMP dapat menjalankan tugas dengan baik dan mengajak semua pihak untuk belajar bersama demi kemajuan KDMP,” ujar Kasimiyanti.

Selain itu, Musrenbang Des juga menjadi agenda penting untuk menampung usulan pembangunan dari masyarakat, baik fisik maupun non-fisik.

Camat PUT, melalui Kasi P3U Saparyono, menyampaikan apresiasi kepada Pemdes dan BPD atas undangan untuk menyampaikan proses Mudesus KDMP.

“Semoga musyawarah ini dapat menghasilkan solusi untuk pembangunan gerai atau gedung KDMP di Desa Belumai 2,” Ujar Saparyono.

Ketua KDMP Eko menjelaskan bahwa sejak dibentuk pada bulan Juni, KDMP telah memiliki 39 anggota dengan total simpanan sebesar Rp 4.415.000.

“Kami telah menyelesaikan pembuatan akta pendirian KDMP, INB, NPWP, dan surat-surat lainnya. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung KDMP,” ujar Eko.

Ketua BPD Sujarno, yang memimpin langsung Mudesus dan Musrenbang Des, menekankan pentingnya administrasi yang jelas dan transparan bagi pengurus KDMP.

Dalam musyawarah tersebut, berbagai usulan pembangunan dari masyarakat juga dicatat, termasuk pembangunan drainase, pladeker, TPT, jalan lingkungan desa, ambulans desa, sarana PAUD, tiang listrik, dan lampu jalan.-*

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *